Shiseido Parlour La Ganache

pic 1 LOW

Kalau dengar kata Shiseido, apa sih yang snack lovers pikirkan? Merk komestik? Yep, merk kosmetik asal Jepang ini mungkin sudah tidak asing lagi bagi snack lovers. Lho ini jadi blog beauty? Hahaha, tenang aja Lifull masih bakal bahas cemilan.

Bermula dari sebuah kiriman dari Jepang yang datang ke meja kantor saya. Berbentuk persegi panjang, terbungkus rapi oleh kertas kado didominasi oleh warna merah dan biru dan terdapat tulisan Shiseido Parlour. Hmmm, mungkin ini palet komestik dan saya pun segera membuka untuk membuktikannya. Setelah dibuka bungkus kertas kadonya, asumsi saya pun terbukti salah, ini pasti snack walaupun saya belum tahu snack apa yang dikeluarkan oleh Shiseido Parlour ini.

pic 2 LOW

Jadi sebenarnya apa sih Shiseido Parlour ini? Shiseido Parlour merupakan sebuah restoran dan bagian dari perusahaan komestik Shiseido. Shiseido Parlour ini sudah ada sejak tahun 1902 di Ginza, salah satu kawasan mewah di Tokyo. Awalnya, Shiseido Parlour ini terkenal akan es krimnya yang pada saat itu masih susah untuk menjual es krim karena keterbatasan teknologi. Saat ini, tak hanya es krim, Shiseido Parlour juga menyajikan western food, makanan penutup dan snack manis!

Setelah dibuka bungkusnya, terdapat kotak dengan desain yang simple namun menarik perhatian, berupa desain hati dengan tulisan La Ganache. Dilihat dari desainnya mengingatkan saya akan desain-desain klasik Perancis dengan dominasi warna merah dan hitam. Saya pun membuka kotaknya, ada 21 pieces dengan kemasan berwarna merah atau hitam, mungkin ada dua varian dengan rasa yang berbeda.

pic 5 LOW

Saya pun membuka yang kemasannya bewarna merah. Bentuknya sebesar permen dengan bagian terluar dilapisi remahan cokelat. Di gigitan pertama, rasa yang mendominasi adalah renyahnya remahan cokelat dan manisnya white chocolate. Baru saya sadari ternyata, snack ini memiliki tiga lapisan, dengan lapisan terdalam berupa cokelat Belgia yang kemudian dilapisi oleh lapisan yang terbuat dari white chocolate dan kemudian dilapisi kembali dengan remahan cokelat. Manisnya white chocolate yang mendominasi menjadi trademark dari varian satu ini.

pic 8 LOW

Kemudian kemasan yang berwarna hitam pun juga harus dibuka untuk dicoba. Varian ini didominasi oleh rasa pahitnya dark chocolate dan renyahnya remahan cokelat. Varian ini juga memiliki tiga lapisan, tetapi hanya lapisan kedua yang berbeda berupa lapisan dark chocolate. Paduan manisnya cokelat pada lapisan terdalam dan pahitnya dark chocolate terasa lebih kontras dan unik.

Shiseido Parlour La Ganache ini tak perlu diragukan merupakan sajian mewah, yang memang cocok untuk dijadikan buah tangan untuk orang tercinta.

pic 9 LOW

10 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.